Di ashar ini saya kembali mengenang ibunda kaum Muslimin, Khadijah. Perempuan yang pesonanya senantiasa menerangi langit zaman. Bintang yang sinarnya tak pernah redup meski terus digosok waktu.

Telah tergaris takdir bahwa dibutuhkan seorang Khadijah untuk menemani Rasulullah memulai misi kenabian. Saat wahyu pertama turun di Gua Hira, berat terasa oleh Sang Rasul, seperti seluruh tanggung jawab dunia dipikulkan di pundaknya. Pulanglah beliau ke rumah dengan keringat bercucuran. Rasa takut tak terperi menyergap hingga wajahnya pucat pasi. Tanpa banyak tanya, Khadijah, perempuan mulia dengan segudang keanggunan itu mendekap lembut (more…)

Pernah saya membaca edisi khusus sewindu majalah Tarbawi, ”Perempuan-perempuan: Mozaik Cinta, Ketulusan, dan Pengorbanan”. Judul yang pas, saya rasa. Karena dalam arti yang utuh dan luas, setiap bicara tentang perempuan, sulit sekali kita memisahkannya dari cinta, ketulusan, dan pengorbanan.

Maka di majalah yang terbit tahun 2007 itu ditemui contoh-contoh perjuangan para perempuan. Mereka perempuan biasa, dengan pembawaan yang sederhana, tapi dengan kontribusi luar biasa. Ambil contoh Mulia Kuruseng dan Wirianingsih yang mendidik belasan anaknya dengan cinta dan kasih sayang, hingga mengantarkan anaknya pada kesuksesan. Bayangkan, bukan cuma satu dua, yang mungkin saya sendiri kesulitan untuk mengurusnya, tapi belasan, dan berhasil!

Dan ingatlah orang-orang sukses yang menginspirasi kita. Setelah kekaguman yang meluap-luap, biasanya bergejolak sebuah tanya: bagaimana mereka bisa sesukses itu? Lalu sadarlah kita bahwa jauh sebelum mereka menjadi ”orang (more…)

Ada masa di mana kita hanya berdiam di sudut gelanggang. Menonton orang-orang yang sedang berjuang. Kita merasa lelah sebelum melakukan apa-apa, kecuali kesibukan yang tidak memiliki banyak arti. Atau kita sudah merasa kalah, bahkan sebelum menyaksikan debu-debu gelanggang beterbangan. Pahitnya, kita kalah oleh ketakutan dan nafsu diri sendiri. Sedihnya, kita tak punya pembelaan kecuali kalimat klise yang juga tak jelas apa maknanya: Saya tahu ini salah, tapi mau gimana lagi….

Produktivitas menurun. Disiplin memudar. Waktu menguap sia-sia entah bagaimana caranya. Matahari baru saja muncul, lalu naik sepenggala, sampai di puncak ubun-ubun, segera tergelincir dilipat malam. Duh, Gusti, hari-hari seperti berlari tak terkendali! Bagaimana ini?

(more…)

“Wah, enak dong, dapet paketan!” begitu gurau teman sekosan dulu ketika obrolan kami nyerempet tentang janda. Entahlah, seingat saya, tidak pernah kami menyengajakan diri untuk ngobrol tentang janda. Obrolan itu tiba-tiba saja muncul, termasuk ketika akan menghadapi sidang skripsi. Supaya pembaca tidak terlalu jauh menerka-nerka ujung obrolan kami, maka saya beritahu saja, obrolan kami selalu berhenti sampai keberuntungan soal buy one, get one free. That’s all!

Berbulan-bulan setelah obrolan yang lucu-lucu kurang ajar itu, rupayanya saya masih belum melupakannya. Menurut saya ini topik yang terlalu sayang untuk dianggap sekadar obrolan iseng. Maka saya mulai menantang pikiran saya sendiri: kalau saya menikahi janda, apa yang akan terjadi dengan hidup saya?

 

(more…)

 

Hari ini kita hidup di bumi yang kaya rasa. Bumi yang dihuni berjuta perangai. Dalam kondisi seperti itulah kita menjalin pertemanan dengan banyak orang. Sebuah hubungan pertemanan yang sebenarnya rentan retak bahkan pecah. Jika pada suatu masa dalam pertemanan itu kita menghadapi masalah, bijakkah kita menghadapinya dengan satu pendekatan saja? Padahal, sekali lagi, bumi ini begitu kaya rasa dan dihuni berjuta perangai.

 

Teman2 Terganteng :)

 

Tidak, tidak… satu pendekatan dan sifat egois tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Kita butuh saling pengertian, saling memahami, dan belajar untuk saling menyelami perasaan teman kita. Satu lagi, kita harus punya alasan kuat kenapa pertemanan itu harus dilanjutkan. (more…)

Menulislah, menulislah…
Di luar sana, banyak orang-orang yang butuh “kasih sayang” kita. Kalaupun belum bisa menulis untuk merayakan kasih sayang, menulislah untuk kesenangan kita. Sekedar meledakkan kebahagiaan, atau mem-puisikan kesendirian, atau apapun yang dirasa.

 

Mungkin saat ini kita berpikir tulisan kita tak ada yang baca. Tapi siapa bilang selamanya tak berguna? Mungkin di (more…)

Ada yang berpisah, ada yang bersatu. Iman bersatu dengan Rita, Shiddieq bersatu dengan Lina, Arqom bersatu dengan Latifiyan, Kurniadi bersatu dengan… eh, belom ding hehe… Ikut senang, sayang saya ga bisa hadir (you know me so well lah ya :p), tapi doa mah insyaAllah tetap teriring: barakallahulakum!

Sebaliknya, anak-anak KITTA sekarang berpencar, tanpa basecamp. Heran juga, saya yang biasa di dalam kamar, kenapa mesti merasa ‘ada sesuatu yang hilang’? Oh, ternyata baru sadar, saya memang suka kesunyian, tapi bukan kesepian hehee

Dalam suasana sunyi dan sepi inilah saya mencorat-coret. Semoga layak baca :)

 

(more…)

dia yang terkoyak berdarah-darah
takkan meringis digores keping tajam;
meski itu berasal dari pecahan jiwanya

dia yang mengunyah pahit demi pahit
takkan mengeluh dijamu empedu;
meski itu dibetot dari sisi hatinya

tak ada yang tersisa dari rasa; (more…)

UNTUK “IBUKOTA NEGERI PARA DEWA”
============================

Dengan apa kubalas cintamu, Ma?

Kata puji lebur terdistorsi
sebelum udara menuntaskan kerjanya
mengantar Hertz terendah pada daun telingamu
sedang metafora tak pernah purna
mengukir kasihmu dalam bait-bait kata

Setiap kali keputusasaan menyergap
kupanggil memori terindah kebersamaan kita, (more…)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rina


Rina, Rina…

Masihkah kau si kecil yang lincah itu?

Yang beranda rumahmu kami pakai sebagai tempat berlempar tanya

dan tertawa riang bersama…

 

Rina, Rina…

Rupanya waktu telah teremas acak begitu rupa (more…)

Next Page »

  • Jangan asal Copy Paste

    Asal untuk kebaikan, copy paste tulisan di blog ini diperbolehkan, dengan syarat:
  • 1. Mencantumkan nama penulis: Dedi Setiawan
  • 2. Menyertakan link ke sumber tulisan yang dicopy paste

  • Syarat tersebut ditujukan bukan untuk narsis2an, sok2an, atau yang sejenisnya. Hal itu bertujuan agar :
  • 1. Kalau ada teman yang mau diskusi tentang sesuatu yang saya tulis, jadi bisa langsung ke saya (Semakin banyak teman, semakin baik)
  • 2. Saya bisa mempertanggungjawabkan pikiran dan tulisan di blog ini :D

    Salam.... ^_^

  • Link dhe-dhi ^_^

  • ChAtTing @ YM Yukz

    account : dhedhi2000

    StAtUs YM :

  • Yang Baru Aja NgAsIh CoMMenT

    bintangzohra on Pesona Bintang
    Fakhrur46 on Menikahi Janda
    soklinov on Menikahi Janda
    soklinov on Menikahi Janda
    soklinov on Menikahi Janda
    S.A.D Rengke-Rengke on Pesona Bintang
    hidupnyaindah on Pesona Bintang
    Sinisterys on Pesona Bintang
    Istriku, Sang Pesona… on Pesona Bintang
    Tongkonanku on Menikahi Janda
    loewyi on Pesona Bintang
    Istriku, Sang Pesona… on Pesona Bintang
    Abed Saragih on Pesona Bintang
    lyna riyanto on Pesona Bintang
    MENONE on Pesona Bintang
  • Temen2 ^_^

  • KaTeGoRi

    buku jalan juang LEt's Talk AbOut IT ngacak Pandangan Politik Puisi TeRiNdAh Serius-Santai ^_^ Tips n' Triks
  • Top Posts

  • ArSippp . . .

  • KaTeGoRi

  • Spammmm ???

  • RSS Unknown Feed

  • RSS Unknown Feed

  • RSS Al-Ikhwan.net

  • PeRnAk-PeRnIk ^_^

    YuKiTaNgEbLoG :

    blogaja.com

    HaRgA BlOg InI ^_^


    This website is worth
    What is your website worth?

    Add to Technorati Favorites Add to Technorati Favorites

    PeMbAcA SaAt InI : web counter

    Jangan asal copy-paste pren ^_^ Page copy protected against web site content infringement by Copyscape

    100 Blog Indonesia Terbaik

    YaNg BaRu BaCa : View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile Join My Community at MyBloglog!

    TPC Semarak Agustusan

  • Dedi Setiawan

  • Dikunjungi

  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 26 other followers