rasa ini . . . (ntah lah)

rasa ini,
indah namun mengganggu

darah muda yang bergejolak
dan rasa riang yang bergelora
kini jadi satu

Tuhan,
jika rasa ini begitu mengganggu
maka hilangkanlah sejenak
hingga nanti saatnya,
saat sudah dekat dengan yang haq

Tuhan,
jika rasa ini membuatku gundah
bahkan kadang tak tentu arah
maka kikislah segera
hingga nanti waktunya,
waktu sudah dekat dengan yang halal

Tuhan,
rasa ini berbeda, antara untuk-Mu dan untuknya
kokohkan rasa ini untuk Mu,
jangan sisakan rasa untuknya
hingga nanti takdir yang membawanya
pada saat yang memang sudah selayaknya

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
villatel putra@105, 11.11 wib, 13 Januari 2008

5 thoughts on “rasa ini . . . (ntah lah)

  1. Wahai saudaraku,
    Jika fitrah itu suci dan bersumber dari-Nya.
    Maka rizky bisa merupakan petunjuk untuk menyegerakan.
    Maka segerakan degan mengusahakan dengan amal2 yang dapat menyegerakan.
    Wallahu’alam🙂

  2. @jaka
    yah, fitrah sih fitrah… rasa itu emang ga bisa dihilangkan, tapi insya Allah bisa dikendalikan.

    @aJOemOni males login
    hehehe, emang ini tentang apa sieee ? (set mode on : belagak pilon ah ^_^ )

  3. Salam,

    Udaahhh..nikah aja kalau memang punya nyali🙂 Ane baru aja nikah Desember kemarin. Pas khitbah belum kerja. Eh alhamdulillah, rejeki datang aja tuh.

    Di Jakarta sebenarnya kalau kita baca lalu-lintas uang itu mudah. Di Indonesia kan banyak handycraft. Kawan ane ada dulu ada yang bisnis ekspor kulit. Modalnya cuman tahu industri kerajinan kulit, lalu dia yang masarin ke mancanegara. Dapet komisi deh. Sebenarnya bukan bisnis ekspor kulit, tapi internet marketing. Ini salah satu contoh.

    Tapi pernahkah kita berfikir bahkan kata “litaskunu ilayha” (sakiinah) didahului oleh kata khalaqa (to create). Artinya, cinta bisa tumbuh dengan sendirinya SESUDAH menikah.

    Kalo sebelum menikah? Tidak lain itu hanya aktivitas hormon PEA yang paling banter hanya tahan empat tahun. Hormon ini buat kita merasakan deg2an saat ketemu sang pujaan hati, dll.

    Dulu ane sih cuman objektivikasi. Artinya membuat list solusi dan risikonya apa (sampai yg terburuk). Setelah itu, bismillah maju. Simpel.

    Maaf, semoga nggak terkesan menggurui🙂 Ane pun juga belajar dari blog ente.

    Sukses!

    Salam

  4. @dwi
    weleh2… manas2in nih ^_^ kabuuuurrrrr ^_^

    iya, insya Allah an pun yakin dengan janji-Nya tentang pertolongan2 yang akan diberikannya.

    tenang aj, ant ga terkesan menggurui, malah an beruntung kita bisa sharing ilmu. syukron.jazakallah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s