12 orang kaya baru… Indonesia Miskin Apa Kaya Sih?!

Harga BBM naik, rakyat susah makin susah. Saya Tanya sana sini tentang dampak dari kenaikan BBM ke pedagang-pedagang kecil yang saya jumpai, fantastis! Jawabannya seragam, mereka mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari.

Itu kalau kita lihat masyarakat “kecil” di negeri ini. Tapi kalau kita lihat orang “besar” di negeri ini? Oh, belum tentu. Di negeri ini, orang kaya bisa makin kaya, yang besar makin besar, yang lagi menjabat mempertahankan jabatannya supaya tahun depan bisa dipilih lagi (lho….? Pendapat yang nyasar ^_^ ).

Mungkin ini berita yang cukup mengagetkan, ditengah-tengah pendapat mayoritas yang bilang bahwa negara kita adalah negera yang cukup menyedihkan, penduduknya miskin-miskin, mau makan aja susah. Eeeh, tau-tau sedikitnya ada 12 nama baru di Indonesia yang masuk dalam daftar nama orang kaya dunia versi majalah GlobeAsia 2008. Berikut ini saya sertakan nama-namanya :

o Martias, First Resoureces (plantation) US$ 410 juta
o AHK Hamami, Trakindo Utama (heavy equipment) US$ 330 juta
o Suryadi Darmadi, Duta Palma Group (plantations, banking) US$ 220 juta
o Djoenadi Joesoef, Konimex (pharmaceuticals) US$ 185 juta
o Yusuf Meruk, Merukh Enterprise (mining) US$ 174 juta.
o Siswono Yudohusodo, Bangun Cipta Sarana (infrastructure, property, tourism) US$ 170 juta
o Airlangga Hartarto, Fajar Wisesa (engineering, chemical, manufacturing) US$ 144 juta
o Benny Subianto, Persada Capital (coal, agroindustry) US$ 130 juta.
o Ana Bambang Matofani, Kirana Tanker (investments) US$ 129 juta.
o Jacobus Busono, Pura Group (printing fuel distribution) US$ 90 juta
o Rosan Roeslani, Recapital Advisor (investments) US$ 85 juta)
o Supramu Santosa, Star Energy (energy) US$75 juta

Wuih, luar biasa. Nama tersebut belum lagi termasuk “Bang Ical”, alias Aburizal Bakrie, yang saat ini sedang menjabat Menkokesra RI. Beliau dinobatkan sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia. Oh, ternyata beliau tidak hanya terkaya di Indonesia, tapi juga di Asia Tenggara.

Mungkin memang ekonomi makro di Indonesia meningkat, tapi sayangnya ekonomi mikro terbengkalai. Di saat yang lain harus bersulit untuk mencari sesuap nasi, ada orang-orang yang dengan bangga menjadi orang terkaya. Salahkah? Tentu saja tidak sepenuhnya salah, jika mereka berbagi kepada sesama.

Hal lain yang bisa dipetik ? yupz, mungkin jiwa wirausaha orang Indonesia memang meningkat. Semoga meningkatnya jiwa wirausaha itu diiringi dengan meningkatnya jiwa kedermawanan. Semoga dengan berbagi, maka nikmat yang diberi semakin ditambah. Allahumma aamiin. Kabulkan ya Allah.

Dedi Setiawan @ Istana Aspirasi (Sekre DPM KBM IT Telkom)
============================================================
motivasi dan inspirasi menulis :
= kenaikan harga BBM
= detik.com

11 thoughts on “12 orang kaya baru… Indonesia Miskin Apa Kaya Sih?!

  1. mudah2an dedi dkk (termasuk ajoemoni pastinya😀 ) menjadi orang kaya baru selanjutnya yg berjiwa dermawan… amieeeen (jutaan kali)..:mrgreen:
    ya, mudah2an mereka bisa jadi kebanggaan indonesia.

  2. @ajoemoni
    Seeeepp laaahh…
    Aamiin ^_^

    @kumanz
    nah ini dia boz… harapannya sih semakin banyak kaya orang di Indonesia, maka semakin banyak juga orang2 yang sejahtera. Semoga penduduk negeri ini memiliki jiwa berbagi. ^_^

  3. kaya munyuk kemungkinan terbesar untuk rakyat indonesia, cuma bisa jadi bangsa buruh/pekerja yang malas-malas. Sebenarnya masih kalah dari munyuk asli yang dimanfaatkan untuk nyari duit (topeng monyet)

  4. gimana mau sejahtera, kalo yang kaya orang kapitalis yang jiwanya kapitalisme???????? yang terjadi, eksploitasi manusia di atas manusia untuk kepentingan akumulasi modalnya… lapindo, 1 bukti nyata.
    begitulah manusia drakula, yang dia tanya hari ini makan siapa??
    hih ngeriiiiiiiiiiiiiiiiiii……..

  5. Ya sudah toh.
    Mereka memang kaya karena usahanya. Baik dengan cara normal maupun ekstra normal.
    Kalau mereka berusaha dengan cara halal, itu yg terbaik. Kalau mereka usaha dengan cara tidak halal itu menggadaikan moral (dan dosa kalau masih percaya akherat).
    Jangan memusuhi mereka. Berkawanlah dengan mereka. Mereka juga toh manusia yang homo socieus. Janganlah dicap homo homini lupus biar anda-anda sekalian tidak di-serigala-i mereka. (kasihan deh si lupus, ikut dibawa2 dalam carut marutnya urusan manusia)

    salam

  6. sama nama dgn akh hamami bolehkah aku nempil kamukten, aku koleksi nama dan bangga dengan nama hamami, tolong dibalas ( sukorejo bangorejo banyuwangi )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s