Hemat Energi

 

Eh, temen-temen, sadar ga sih, belakangan ini kita selalu aja disuguhi ama slogan-slogan yang intinya “HEMAT ENERGI”.  Liat iklan motor, pasti tuh iklan motor berebut bilang “Si paling irit”. Liat iklan lampu juga kayak gitu, mereka berebut bilang : “Si paling hemat”. Mau beli laptop, salah satu yang disuguhkan adalah “baterenya tahan lama”. Pemerintahan juga iklannya ga jauh-jauh dari itu, misalnya “klo siang, matiin lampu”. Di masjid juga gitu, “Gunakan air secukupnya”.

 

Fenomena lainnya nih ya misalnya, pas olimpiade Athena tahun 2004, Speedo  (nama merek dagang) nyiptain baju renang yang memungkinkan orang-orang yang memakainya  bisa berenang lebih cepat. Kok bisa? Ya iya, katanya sih bahannya lebih ringan n’ bisa memperkecil gesekan dengan air. Artinya? Setema dengan paragraf di atas, supaya bisa lebih “HEMAT ENERGI”

 

Adidas juga pernah nyiptain sepatu khusus, namanya Spike. Sepatu ini dibuat untuk Jeremy Wariner, atlet lari. Terus, hebatnya apaan? Nih sepatu dibuat dengan teknologi nano lho, jadi berasa lebih ringan klo dibandingan sepatu yang biasa kita pake ke tempat kerja, kampus, atau sekolah. Terus, sepatu sebelah kanannya dirancang untuk mendorong kecepatan pas lagi lari. Waw! Sampe bagian sekecil itu juga diperhatiin. Tujuannya? Supaya dengan energy yang kecil, bisa melakukan kerja yang lebih besar. Terjemahan bebasnya mah sama aja, “HEMAT ENERGI”

 

Untuk ngebuat web, sekarang juga udah bertebaran tools yang bisa mempermudah kerja kita. Duluuuuu banget, mungkin orang cuma bisa ngegunain notepad buat ngebuat tampilan web. Terus, berkembang, jadi ada Dreamweaver atau tools sejenisnya. Sekarang lebih mudah lagi, tinggal klik sana klik sini, webnya udah jadi, temen-temen bisa pake Joomla atau tools sejenisnya, bisa juga pake web application framework. Hehehehe, seolah ada pesan yang disampaikan kepada kita, “Eh manusia, untuk ngebuat web, sekarang ga usah susah-susah lagi lho. Caranya semakin gampang! ^_^” wah, ini juga berarti untuk ngebuat web, kita bisa lebih “HEMAT ENERGI”.  

 

Well, bro & sis . . . klo ada merek atau nama yang saya sebutin di atas, itu semata-mata itu cuma contoh lho, bukan iklan. Saya cuma mau menunjukkan ke kita semua, ternyata dunia kita sedang diserbu ama iklan yang menawarkan produk yang bisa menghemat energi. Nah, permasalahannya, cukup efektifkah produk-produk itu menghemat energi yang sehari-hari harus kita keluarkan? Jawabannya diserahkan ke pribadi kita masing-masing. Tapi klo menurut saya, jawabannya: Tidak!

 

Produk-produk tersebut cuma mengurangi beban kerja kita. Sementara untuk benar-benar menghemat energi, itu tergantung dengan pola hidup dan kebiasaan kita. Bisa jadi produk yang kita gunakan adalah produk yang bisa hemat energi, tapi kalau tidak didukung dengan pola hidup dan kebiasaan kita, maka semua itu tidak akan berdampak besar.

 

Kalau iklan-iklan tersebut bertumpu pada barang, maka pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak temen-temen  untuk menghemat energi dengan bertumpu pada kebiasaan hidup kita. Intinya mah, “JANGAN MELAKUKAN KEBIASAAN YANG BISA MEMBUANG ENERGI KITA SECARA PERCUMA.”

 

 

 

Dedi Setiawan, 24 Oktober 2008, 17.00 WIB

@ Villatel Putra 105, Bandung

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Motivasi dan inspirasi menulis :

          Rekaman ceramah Anis Matta

          Tulisan Herry Nurdi di Sabili edisi 2 Oktober 2008

          Keinginan untuk menulis “hal-hal yang bisa membuang energi”. Semoga masih diberi kesempatan untuk menulis  ^_^

12 thoughts on “Hemat Energi

  1. intinya hari gini..semua mesti di hemat kan kan??,,jaman susah gituh…

    Pakabar kang🙂
    lama gak main kerumah ku..:)

  2. jadi keselek nih kalo ngebaca tulisan hemat energi, masalahnya saya suka boros energi euy…

    pas tidur, lampu masih dinyalain… *takut soalnya*

    kadang suka berboros2 listrik *padahal belom bayar uang listrik :D*

  3. Konon katanya ada hukum yang bilang energi itu tdk bisa berkurang, tapi berpindah. Jadi sebetulnya mungkin yang terjadi adalah kemana perpindahan itu disalurkan. Energi yang berpindah menjadi lamunan untuk meledakan nuklir akan menjadi fatal kalau disalurkan menjadi nulis bagaimana meledakkan bom nuklir, hehe…
    Jadi salurkanlah energi pada tempat semestinya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s