Seribu Satu Jangan yang Menghambat

 

Kata “jangan” itu penting. Tapi kalau kebanyakan, bisa bikin pening. Apalagi kalau tanpa penjelasan dan tanpa solusi, malah bisa bikin stress.

 

Jangan menggambar di dinding, jangan manjat-manjat pohon, jangan main api, jangan main pisau, dan seribu satu jangan lainnya… pernah dengar kata “jangan” yang semisal itu waktu kecil? Semuanya bertujuan bagus, kan? Tapi kalau tanpa penjelasan, ditambah lagi tanpa solusi, itu merupakan bencana bagi orang yang mendapat kata “jangan” itu.

 

Kata “jangan” itu bisa membuat orang tidak percaya diri. Akhirnya, mau melakukan yang lainnya jadi takut. Kuatir salah, kuatir ga bener, kuatir dapet “jangan” lagi. Sayangnya, sebagian orang yang mengucap “jangan” tidak menyadarinya. Dan jangan-jangan kita termasuk dalam sebagian orang itu :p

 

Akan lebih baik kalau kata “jangan” itu diikuti penjelasan. Misal, “Jangan menggambar di dinding, nanti dindingnya kotor. Ini buku gambar untuk digambar.” Nah, kan enak🙂

 

Ada larangan: jangan menggambar di dinding.

Ada penjelasan: nanti dindingnya kotor.

Ada solusi: ini buku gambar untuk digambar sesukanya.

 

Sekali lagi, saya setuju bahwa kata “jangan” itu penting. Tapi tolong, jangan titik sampai di situ. Lanjutkan dengan penjelasan, dan lebih baik lagi kalau ada solusi. Dengan begitu, niscaya kata “jangan” tidak menjadi penghambat.

One thought on “Seribu Satu Jangan yang Menghambat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s