Melanggar yang Jelas

Ini tentang orang Indonesia yang menggunakan jalan raya di Indonesia. Spesifik seperti itu. Karena ketika orang Indonesia sedang di luar negeri, biasanya mereka mengikuti peraturan lalu lintas yang berlaku.

Lihatlah itu trotoar. Dibuat agar pejalan kaki bisa menikmati perjalanannya dengan aman dan nyaman. Kenyataannya? Kalau siang digunakan untuk pedagang kaki lima. Kalau pagi atau sore, saat terjadi kemacetan lalu-lintas, seenaknya pengendara motor menggunakannya sebagai “jalan tol” khusus motor. Mereka mengendarai motornya di trotoar. Kejadian ini seperti ini sering saya jumpai di Bandung, entah di kota lain.

Lihatlah itu lampu lalu-lintas. Ada merah, kuning, dan hijau. Dibuat agar orang-orang tertib. Nyatanya? Ketika hijau, para pengendara melintas dengan tenang. Ketika kuning, mereka memacu kendaraannya. Ketika merah, mereka tengok kanan-kiri, kalau ga ada polisi, mereka tancap gas. Atau jangan-jangan, sebenarnya mereka itu buta warna? Jadi tidak bisa membedakan warna lampu yang sendang menyala. Entahlah.

Lihat itu kotak sampah. Dibuat untuk tempat sampah. Di mobil-mobil juga ada. Parahnya, tidak sedikit para pengendara mobil yang membuang sampah seenaknya di jalan raya. Mulai dari bungkus permen, gorengan, rokok, dan banyak lagi. Saya pikir, mereka yang seperti itu, apa tidak malu dengan tunggangan? Mobil boleh keren, licin, bersih, tapi pengendaranya ga sopan dan ga santun.

Wah, masih ada lagi bentuk pelanggaran lainnya? Banyak, cape nulisnya satu-satu. Apakah peraturan dibuat memang untuk dilanggar? Orang-orang mencari tahu tentang suatu aturan, lalu setelah tahu dan tidak ada yang mengawasi, mereka melanggar aturan tersebut.

Anehnya, kalau peraturannya tidak jelas, jadi ada semacam “rem” dalam diri. Seringnya “rem” itu bekerja dengan baik, sehingga tidak jadi melakukan pelanggaran –meski belum tentu melanggar. Misalnya, “Lewat jalan ini boleh ga, ya? Ah, ga ada tanda larangannya, tapi kuatir ih, mending ga lewat sini deh.” Yeah, aneh memang. Yang peraturannya jelas, malah dilanggar. Yang peraturannya ga jelas, malah lebih hati-hati hehe

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s