Kesadaran untuk Memaksa

 

Mengetahui tentang sesuatu, itu penting. Tapi itu belum cukup. Sekadar tahu, belum tentu bisa membuahkan gerak.

 

Tanyalah pada orang yang membuang sampah sembarangan. Apakah ia tidak tahu pentingnya menjaga kebersihan? Saya yakin, ia pasti tahu. Bertanyalah juga pada orang yang menerabas lampu merah. Apakah ia tidak tahu pentingnya keselamatan? Apakah ia tidak tahu ada anak, istri, orang tua, dan orang-orang tercinta yang mengharapkan keselamatannya? Saya juga yakin, ia pasti mengetahui itu semua.

 

Tapi begitulah, sekadar tahu belum cukup. Ia belum bisa menghasilkan gerak. Untuk menghasilkan gerak, seseorang butuh kesadaran.

 

Agar tergerak membuang sampah di tempat sampah, kita mesti sadar tentang pentingnya kebersihan. Agar mau menggunakan helm saat berkendara motor, kita harus sadar tentang arti keselamatan. Agar bergegas untuk menepati janji, kita harus sadar tentang makna kepercayaan. Dan seterusnya, dan seterusnya. Klop? Sip!

 

Tapi ada kalanya ketika kesadaran tidak serta-merta membuat kita bergerak. Seseorang bisa jadi sadar tentang arti kebersihan, tapi masih juga enggan membuang sampah pada tempatnya. Seseorang bisa jadi sadar tentang pentingnya solat, tapi masih juga malas mendirikan solat. Pernah punya pengalaman serupa atau sejenisnya? Bagaimana selanjutnya?

 

Kita sadar solat itu penting, tapi malas mendirikannya. Apakah mesti nunggu “rajin” datang dengan sendirinya? Lha, kalo “rajin” itu datangnya bulan depan, bagaimana? Kalo datangnya tahun depan, gimana? Kalo datangnya di saat napas tinggal satu-dua, gimana?

 

Menurut saya, di sini pentingnya kita memaksa diri. Setelah memastikan bahwa suatu kegiatan itu bernilai kebaikan, kita harus punya kemampuan untuk memaksa diri sendiri agar melakukan kebaikan itu. Dalam hal kebaikan, jika kita melakukan sesuatu karena kesadaran, itu bagus. Namun ketika sudah sadar, tapi masih malas, paksalah diri kita. Ngomong-ngomong, bukankah untuk memaksa diri sendiri juga butuh kesadaran? Nah!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s