Sebenarnya, Berapa Gaji yang Layak untuk Pembantu?

Jawablah pertanyaan berikut dengan Ya/Tidak.

  1. Apakah Anda merasa kasihan dengan gaji pembantu yang kecil di negeri tetangga?
  2. Andai Anda memiliki pembantu di rumah, apakah Anda bersedia memberinya gaji 1,5 juta/bulan?

Jika Anda menjawab dua pertanyaan di atas dengan jawaban “Ya”, salam salut untuk Anda!🙂

Saya tanya beberapa teman, tapi pertanyaannya beda. “Mau ga ngegaji pembantu 1 juta/bulan?” Kebanyakan sih masih mikir-mikir (ini bahasa halusnya “keberatan” hehe). Beberapa di antaranya ada yang mau, tapi… dengan berderet-deret syarat.

Nah, sebenarnya pembantu itu layak atau tidak sih digaji sejuta atau lebih?

Silakan masing-masing menjawabnya. Tapi ini sedikit gambaran tentang tugas yang harus diemban seorang pembantu:

Bangun pagi-pagi. Hampir wajib bangun sebelum tuan dan nyonya bangun. Beres-beres rumah, seperti nyapu, ngepel, dan cuci piring. Juga tidak lupa menyiapkan sarapan untuk seisi rumah. Ada juga yang harus mencuci mobil. Karena mobil akan dipakai ke kantor oleh majikannya, otomatis harus sudah bersih sebelum jam tujuh pagi.

Saat semua anggota keluarga beraktivitas di luar rumah, mungkin ini saat yang agak santai untuk pembantu. Tapi tunggu dulu, apakah majikannya punya anak kecil yang belum sekolah? Kalau punya, maka tugas pembantu itu menemani anak majikannya bermain. Termasuk memandikan, nyuapin makan, bersihin kotoran, dan seterusnya.

Siang menjelang sore, anak-anak majikan udah pada pulang sekolah. Meski belum tentu dimakan, si pembantu harus menyiapkan makanan di atas meja. Sorenya, kembali nyapu rumah dan membersihkan debu. Tujuannya? Agar ketika tuan dan nyonya pulang, rumah dalam keadaan rapi.

Malamnya, harus menyiapkan makan malam. Terus, bikin minuman hangat. Ada juga yang tugasnya menemani anak majikan yang masih kecil tidur. Bisa nonton sinetron? Oh, mungkin bisa. Tapi kadang-kadang sambil memijit nyonya agar pegal-pegalnya hilang. Tidur dengan rasa lelah yang mendera, untuk bersiap-siap bangun esok hari sebelum majikan bangun.

Gimana, ada sahabat di sini yang mau digaji 1,5 juta/bulan untuk kerja seperti di atas? Kalau jawabnya “Tidak”, kenapa merasa keberatan menggaji pembantu 1 juta/bulan? Kalau memang kerjanya bagus, kenapa tidak diberi gaji sepantasnya?

Ayolah, jangan pikirkan ijazah yang dimiliki pembantu. Lihat kenyamanan yang Anda dapat. Berapa Anda harus bayar per malam jika menginap di hotel bintang empat?

4 thoughts on “Sebenarnya, Berapa Gaji yang Layak untuk Pembantu?

  1. Pekerjaan pembantu itu sangat-sangat berat dan penghargaanya sangat-sangat kurang. Gak cuma melulu soal duit, jadi pembantu itu korban gengsi karena dianggap bukan pekerjaan mulia

  2. Kalau bneran kerjaannya spt itu 1,5jt ok lah, tapi kenyataan nya tdk spt itu. Dikasih mesin cuci nggak bisa pakai, cuci pakai tangan jg luntur semua. Alhasil ke laundry. Nyapu/ngepel jg sedekedarnya, hp slalu ditangan. Boro2 pijitin, bukain pintu aja kadang pura2 nggak denger (atau mmg gak denger). Megang anak jg kadang bisa kadang nggak, nyuci piring nasi nempel smua,apalagi masak,kenak minyak saja takut. Tp palinng nggak masih bisa bsa nungguin rumah n bikin rumah rame aja udh mending deh… Lagipula nggak pernah dianggap org lain dirumah,udh spt keluarga sendiri. Hm…

    • yup, betul, Eve… kondisi seperti itu memang dilema.

      dalam tulisan ini saya memang memisalkan kondisi ideal. ketika pembantu kerjanya sudah bagus, maka sudah semestinya mereka dibayar layak. itu pesan tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s