Bakat, Kreativitas, dan Latihan

Apakah kreatif itu bakat?

Ya, bakat setiap orang.

Lalu, kenapa ada orang yang gampang mengeluarkan ide kreatif sedangkan yang lainnya susah?

Karena ada yang senantiasa melatih pikiran agar tetap kreatif di saat orang lain berpikir seperti kebanyakan orang.

Lho, katanya kreatif itu bakat?

Iya, bakat juga mesti dilatih, kan?🙂

 

Bakat tinggallah bakat tanpa latihan. Bayangkan burung yang punya bakat terbang. Jika sejak menetas dari telurnya ia dikurung dalam sangkar yang tidak memungkinkan untuk terbang, kemungkinan besar burung tersebut tidak akan bisa terbang.

Hal yang sama juga terjadi pada manusia. Pada tahun 1970 di California, seorang anak bernama Genie menggegerkan dunia. Sejak kecil ia diikat ayahnya di kursi sehingga sulit bergerak. Pada malam hari, ia dimasukkan ke dalam kurungan besi. Ia juga tidak pernah mendengar orang berbicara. Akibatnya, saat pertama kali ditemukan oleh petugas kesejahteraan sosial, Genie terlihat menyedihkan, ia bungkuk, kotor, terus meludah, dan tidak bisa bicara.

Dari kisah Genie kita belajar. Betul manusia punya bakat untuk melakukan hal-hal dasar seperti berjalan dan berbicara. Tapi setiap manusia harus memiliki kesempatan berlatih untuk menggunakan bakat dasarnya itu.

So, bakat tanpa latihan tidak akan memiliki makna. Begitu juga dengan kreativitas, ia harus dilatih. Selamat melatih bakat🙂

6 thoughts on “Bakat, Kreativitas, dan Latihan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s