Pantaskah Roy Suryo Jadi Menpora?

Dua hari ini netizen dihebohkan perihal berita Roy Suryo ditunjuk sebagai menpora. Berikut ini opini saya di MajalahInovasi.com

 

Dilema Si Roy (Suryo)

Hari ini berhembus kabar burung bahwa Roy Suryo akan menjabat sebagai menteri pemuda dan olah raga (Menpora). Namanya juga kabar burung, bisa benar, bisa tidak. Kalau tidak, ya, tidak apa-apa. Kalau benar? Nah, ini bisa jadi dilema.

Beberapa waktu belakangan, kriteria menpora sudah didengungkan pihak istana. Lebih kurang, calon menpora haruslah orang yang mewakili anak muda Indonesia. Masalahnya banyak kalangan menganggap Roy bukan tokoh representatif pemuda. Bahkan, kalangan netizen banyak yang membencinya.

Coba sempatkan main ke Twitter. Searching nama Roy Suryo. Berderet-deret tweet yang menunjukkan antipati akan segera terlihat. Coba juga kunjungi Kaskus. Di sana sampai ada forum yang membahas alasan Kaskuser dan pengguna internet membenci Roy Suryo. Atau dalam ranah yang lebih luas, para blogger juga banyak yang tidak suka dengan Roy.

Hal ini dipicu beberapa pendapat Roy yang tidak tepat tentang teknologi. Orang-orang IT sudah kadung memberi label “sok tahu” pada Roy. Misal, saat pemilu 2004 Roy menyatakan kejanggalannya terhadap tampilan data IT KPU. Dia menyebutkan ada sejumlah data misterius yang nyelonong masuk ke komputer KPU.

Menanggapi hal itu, Onno W. Purbo, pakar IT, menyebutkan bahwa Roy sudah salah di tingkat metodologi. Data yang masuk ke komputer KPU memang data yang terus berubah. Perubahan itu justru harus selalu terjadi. Perubahan merupakan esensi data komputer KPU.

Di kesempatan lain Roy pernah bilang bahwa metadata foto tidak bisa diedit. Padahal metadata dapat diedit menggunakan ACDSee. Satu lagi kontroversi Roy, dan mungkin ini yang menyebabkan dia dibenci banyak netizen, adalah pernyataannya bahwa blogger merupakan sekumpulan orang yang tidak bertanggung jawab.

Kita cukupkan kontroversi Roy sampai di sini. Yang jelas, untuk menjabat, seseorang butuh kepercayaan, dukungan, dan dorongan. Kebalikannya, Roy saat ini justru sedang diolok-olok netizen, yang mayoritas anak muda –golongan yang dibidangi oleh kemenpora.  Ini bisa jadi dilema. Di satu sisi, posisi menteri yang ditawarkan memang menggiurkan. Di sisi yang lain, suara-suara sumbang semakin nyaring terdengar. Andai Roy benar-benar jadi menpora, bisakah ia menjalankan tugasnya dengan baik?

4 thoughts on “Pantaskah Roy Suryo Jadi Menpora?

  1. sadar ga kalo menpora indonesia itu syaratnya harus berkumis,dari smua mantan menpora pake kumiskan:mrgreen:

    jadi ajah pak roy itu terpilih karna kumisnya dan itu bukan editan tapi asli coba aja di tarik wkwkwkwk **peaceee aaah kabooor..

    danke u

    ~w~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s