Ketika Dua Tokoh Perubahan Bertemu

Ridwan Kamil dan Rhenald Kasali

Ridwan Kamil dan Rhenald Kasali

Menarik!

Itulah kesan saya terhadap seminar “Dari Bisnis Biasa Menjadi Luar Biasa” bersama Rhenald Kasali pada Kamis (28/3). Acara itu sendiri digagas untuk memperingati hari jadi PT. Pegadaian yang ke-112 tahun.

Di acara itu, Pak Rhenald menekankan pentingnya membentuk citra diri yang baik di benak masing-masing orang. Salah satu caranya adalah dengan kekuatan kata-kata. Kalau Anda menganggap diri Anda bisa, bisa jadi Anda memang akan bisa. Tapi jika Anda menganggap diri Anda akan gagal, bisa jadi Anda akan benar-benar gagal. Penulis buku Change! ini juga sesekali menghadirkan joke segar yang membuat peserta ber-haha-hihi-ria🙂

Nah, di acara ini ada kejadian menarik. Di tengah-tengah acara, host acara “Rumah Perubahan” di TVRI ini menyempatkan menyapa Ridwan Kamil, salah satu calon Walikota Bandung. Bahkan, bukan sekali-dua-kali Pak Rhenald menjadikan Ridwan Kamil sebagai contoh yang baik-baik. Misalnya tentang partisipasi Ridwan Kamil dalam gerakan berkebun. Pak Rhenald juga menegaskan bahwa Ridwan Kamil sebagai contoh anak muda kreatif yang berkontribusi untuk masyarakat.

Menariknya apa? Bukankah semua yang disampaikan oleh Pak Rhenald tentang Ridwan Kamil itu merupakan sesuatu yang nyata? Yang mayoritas warga Bandung sudah tahu tentang itu?

Iya, menarik, karena pada acara itu sebenarnya HADIR JUGA CALON WALIKOTA YANG LAIN. Dan saya duga, Pak Rhenald tidak tahu tentang itu. Ketidaktahuan itulah yang membuat Pak Rhenald leluasa menjadikan Ridwan Kamil sebagai contoh kebaikan. Ketidaktahuan itulah yang membuat Pak Rhenald terkesan lepas tanpa beban ketika bicara tentang Ridwan Kamil. Bagi saya yang warga Bandung, ini suatu keuntungan: saya jadi tahu pikiran jujur Pak Rhenald tentang Ridwan Kamil.

Lalu, bagaimana kalau ternyata saya salah? Maksudnya, sebenarnya Pak Rhenald sudah tahu tentang kehadiran calon walikota yang lain? Kalau itu yang terjadi, berarti Pak Rhenald sengaja mengampanyekan Ridwan Kamil. Hal itu tentu sah-sah saja dan lumrah. Seorang tokoh perubahan mendukung tokoh perubahan yang lainnya untuk memperbaiki kondisi Kota Bandung. Menarik, bukan?🙂

One thought on “Ketika Dua Tokoh Perubahan Bertemu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s