Menunggu Lebaran Kuda

Hari ini SBY minta maaf secara terbuka karena negara tetangga jadi ber-ASAP. Bagus? Entahlah. Tapi, menurut saya, sebelum meminta maaf ke negara tetangga, harusnya SBY minta maaf dulu ke rakyatnya. Dari kemarin-kemarin rakyat teriak-teriak karena dapurnya sulit mengepulkan ASAP, harga BBM naik, keamanan yang tidak terjamin, korupsi yang menggurita, dan sejumlah permasalahan yang timbul akibat lemahnya kepemimpinan!

Sungguh saya berharap SBY tampil di depan umum, menyampaikan pidato yang isinya lebih kurang seperti ini: “Baiklah rakyatku, atas segala ketidakberesan yang terus-menerus mendera negeri ini, saya mengaku salah, menyesal, dan meminta maaf. Untuk itu, saya akan mempertanggungjawabkannya.”

Harapan hanya tinggal harapan. Mungkin begitu kawan-kawan pikir? Ah, jangan pesimis begitu, kawan. SBY hanya sedang menunggu waktu yang tepat. Ya, saya kira, SBY akan menyampaikan pidato seperti itu saat lebaran… lebaran kuda! Itu saat kuda-kuda keluar dari kolamnya, dengan tanduk dan belalai yang berwarna-warni!

24 Juni 2013

Dedi Setiawan

One thought on “Menunggu Lebaran Kuda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s