Memohon Pertolongan Allah

solat

Kemarin-kemarin saya sempat kesulitan solat subuh berjamaah di masjid. Jangankan bangun di sepertiga malam yang akhir, bangun saat adzan subuh saja susahnya minta ampun.

Mulanya saya menganggap ini hal yang “biasa”. Tapi ketika kejadian ini berlangsung beberapa waktu, saya mulai gelisah. Waduh, ada apa ini? Masak untuk sesuatu yang disuruh merangkak pun seharusnya saya mau melakukannya, ini malah tidak bisa? Bagaimana ini?

Baca lebih lanjut

Melatih Keberanian

Bisa jadi kamu punya ide bagus. Tapi tanpa keberanian, ide itu jadi percuma. Jangankan mau mewujudkannya, mengungkapkannya saja kamu takut. Maka melatih keberanian merupakan salah satu syarat penting untuk mewujudkan ide kreatif.

Saya bilang melatih. Karena saya percaya bahwa setiap orang sebenarnya punya keberanian. Hanya saja, ada yang terlatih untuk menggunakannya, ada yang tidak.

Konon sebuah surat kabar nasional punya cara unik untuk mengasah keberanian jurnalis foto juniornya. Redaktur surat kabar itu membekali jurnalisnya dengan kamera pocket warna pink. Dan jurnalis tersebut diminta mengambil gambar di tengah keramaian pasar.

Bayangkan, warna pink, warna yang menggoda orang-orang untuk melirik. Ketika tombol shutter akan ditekan, satu dua orang langsung melihat ke arah jurnalis tersebut. Mungkin sang jurnalis junior berpikir mengambil gambar pada kesempatan yang lain. Tapi yang terjadi kemudian, setiap kali ia ingin mengabadikan moment, satu dua orang kembali menoleh ke arahnya. Menantang, bukan? Baca lebih lanjut

Kala Ide Menggoda

Kebanyakan orang yang melakukan aktivitas menulis pernah mengalami ini: muncul ide baru saat sedang asik menulis. Bisa jadi ini anugerah, bisa juga jadi musibah. Anugerah karena punya ide melimpah. Musibah karena bisa jadi tulisan yang dibuat malah tak tentu arah. Inilah kala ide menggoda!

Kalau sedang menulis novel atau tulisan “santai suka-suka”, mungkin tidak masalah memasukkan ide-ide yang baru muncul itu. Syaratnya logis.

Tapi kalau menulis opini atau cerpen, yang dituntut selalu fokus pada satu tema, memaksakan masuknya ide baru dalam tulisan sangat tidak dianjurkan. Karena fokusnya akan ke mana-mana. Fokus ke mana-mana? Hehe, ini berarti: tidak fokus.

Lalu, bagaimana ketika ide baru tetap menggoda? Baca lebih lanjut

Menulis Sajalah, Tak Usah Banyak Alasan

Kalau sudah memutuskan untuk melakukan kegiatan menulis, ya menulislah. Tak usah pakai seribu “tapi” setelah bilang, “Saya mau menulis.” Kenapa? Karena “tapi” itu bisa membuat kalimat di depannya jadi tak berarti.

“Saya mau menulis, tapi masih sibuk”, “Saya mau menulis, tapi ga punya bahan”, “Saya mau menulis, tapi ga punya waktu” dan seribu satu macam kalimat ber-“tapi” lainnya. Kalau sudah begitu, ucapkan bye-bye pada kegiatan menulis. Kenapa? Karena sama saja kamu bilang, “Saya mau berenang, tapi ga ada air.”

Ga punya waktu? Ya sudah, kamu ga punya harapan hehe. Tapi bisa jadi ini benar, karena memang menulis itu perlu waktu. Kalau sudah merasa Baca lebih lanjut

Menulis Juga Berjuang

Menulis itu bagian dari perjuangan. Mungkin ada yang tidak setuju. Ga papa. Setiap orang berjuang dengan caranya masing-masing, saya dengan cara saya.

Untuk melatih otak supaya ga males mikir misalnya, saya berusaha untuk menulis setiap hari. Tentang apa saja. Baik yang sudah terkonsep dari jauh hari, maupun yang baru kepikiran.

Saya juga menuliskan cita-cita yang sebenarnya saya belum tahu cara mencapainya. Malu? No way! Ada orang yang bahkan di tahapan bercita-cita saja sudah tak mampu. Ini saya sudah berani bercita-cita. Kenapa harus malu? Tentang tercapai atau tidak, itu urusan nanti. Masalahnya sekarang, bisakah kita mendefinisikan apa yang kita mau?

Dan menuliskan cita-cita itu bagian dari perjuangan. Sungguhpun saat ini saya belum kepikiran langkah-langkahnya. Biarpun setahun kemudian Baca lebih lanjut

Merawat Janin Ide

Bagi seorang penulis, ide adalah sesuatu yang sangat penting. Ada penulis yang rela merogoh kocek untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu guna mendapatkan ide. Beberapa yang lain menyepi ke pedalaman untuk mencari ide. Bahkan ada yang sengaja melakukan ritual khusus untuk mendapat ide.

Ide itu seperti janin di dalam kandungan. Ia perlu dijaga, dipelihara, hingga kemudian terlahir sebagai karya. Maka kehilangan ide merupakan kerugian besar bagi seorang penulis. Dan salah satu penyebab seorang penulis mengalami keguguran janin ide adalah karena lupa. Baca lebih lanjut

Jadikan Lebih Kecil

Small is wonderful, begitu kata orang-orang.

Dalam banyak hal, kita memang harus bisa membuat sesuatu menjadi lebih kecil. Makanan sepiring, agar bisa masuk ke mulut kita harus memakannya sesendok demi sesendok. Untuk menghabiskan air segalon, kita harus meminumnya teguk demi teguk.

Demikian juga ketika melakukan perjalanan, kita memulainya selangkah demi selangkah. A thousand mile journey begin with one step, begitu kata pepatah. Ini juga berlaku pada pekerjaan. Jika suatu pekerjaan terasa begitu rumit, kompleks, dan berat, cobalah memecahnya menjadi beberapa Baca lebih lanjut