Peluang di Sisa Waktu

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
(QS. Al-Anfal: 2-3)

Ramadhan tinggal sekerat, sebentar lg habis. Ayo, siapa ikut berlomba menyantapnya? Ini perlombaan yg semua bisa ambil bagian, asal tak malas turun ke gelanggang… dan tak terlambat datang, tentu. Baca lebih lanjut

Iklan

Membicarakan Masalah

Pak tua asal Jerman itu benar ketika dia mengingatkan, “Don’t lose time to talk to much about the problem.” Ya, punya masalah itu sendiri sudah merupakan satu masalah. Jangan ditambah lagi jadi dua, tiga, empat, dan seterusnya dengan terlalu banyak membicarakan masalah tersebut. Terlalu banyak membicarakan masalah bisa berakhir pada tindakan buang-buang energi. Bahkan, bisa-bisa malah lupa permasalahan awalnya.

Sebenarnya ada pertanyaan pribadi yang ingin saya tanyakan ke dia: Bagaimana cara bapak menjalani hari-hari untuk menyelesaikan permasalahan yang sepertinya tak kunjung selesai — yang jangankan selesai, membicarakan masalahnya itu sendiri bisa jadi berlarut-larut? Bagaimana bisa bapak bersabar menjalani itu semua? Baca lebih lanjut

Memenangkan Komitmen di Atas Goda

rantai

 

 

Bilal bin Rabah. Lelaki hitam dari Habasyah itu memang bikin keki. Apa pasal?

Suatu hari cahaya Ilahi datang menyapanya. Ia takjub, bersyukur, lalu menyatakan keislaman kepada Muhammad. Saat itu ia masih berstatus sebagai budak Umayah bin Khalaf.

Umayah jelas tak suka dengan keberhasilan dakwah Muhammad. Apalagi keberhasilan ini menyentuh harga dirinya sebagai orang Quraisy Baca lebih lanjut

Pikir-Pikir Beli Barang Murah

Jangan membeli barang hanya karena murah!

Kalau tulisan ini berhenti di kalimat itu saja, kemungkinan banyak yang protes ya. Dibilang sok kaya lah, sok makmur lah, dan ucapan-ucapan sejenisnya hehe… Tapi beneran, sebisa mungkin jangan beli barang hanya karena murah.

Di mall, pameran, atau pasar, sering lihat barang dengan harga murah, kan? Lagi diskon katanya, lagi cuci gudang judulnya, obral besar-besaran tulisan di posternya. Ya, jangan beli barang-barang itu hanya karena harganya murah! Meski harganya cuma 10 ribu, meski harganya cuma 5 ribu!

Karena membeli barang hanya karena harganya murah berpotensi menjadikan kita bersikap boros dan mubazir. Kok bisa? Baca lebih lanjut

Menunggu Lebaran Kuda

Hari ini SBY minta maaf secara terbuka karena negara tetangga jadi ber-ASAP. Bagus? Entahlah. Tapi, menurut saya, sebelum meminta maaf ke negara tetangga, harusnya SBY minta maaf dulu ke rakyatnya. Dari kemarin-kemarin rakyat teriak-teriak karena dapurnya sulit mengepulkan ASAP, harga BBM naik, keamanan yang tidak terjamin, korupsi yang menggurita, dan sejumlah permasalahan yang timbul akibat lemahnya kepemimpinan!

Sungguh saya berharap SBY tampil di depan umum, menyampaikan pidato yang isinya lebih kurang seperti ini: “Baiklah rakyatku, atas Baca lebih lanjut

Pembuktian Mourinho

mourinho_telegraph

 

Orang-orang bilang Mourinho gagal. Bisa jadi iya. Apalagi kalau yang dijadikan ukuran adalah pencapaian pada Liga Champion 2013. Jelas, langkah Real Madrid yang ditukangi pelatih asal Portugal itu terhenti di semi-final. Tapi benarkah Mourinho gagal?

Saya pribadi justru memandang sebaliknya. Pada laga Madrid vs Dortmund itulah pembuktian kapasitas Mourinho. Mourinho tetaplah The Special One. Setidaknya mengacu pada beberapa hal.

Pertama, Mou –sapaan Mourinho, berhasil memperbaiki mental pemain Madrid. Setelah keok 4-1 di leg pertama, tentu bukan pekerjaan mudah Baca lebih lanjut